Weekly News Flash
1. Kinerja Ekspor Impor RI Cetak Rekor
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, kinerja ekspor dan impor Indonesia pada Maret 2022 menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah. Nilai ekspor tercatat USD 26,50 miliar dan nilai impor sebesar USD 21,97 miliar.
Sehingga Indonesia membukukan surplus neraca perdagangan sebesar USD 4,53 miliar. Kinerja positif tersebut melanjutkan surplus neraca perdagangan sejak Mei 2020 atau telah terjadi dalam kurun waktu 23 bulan berturut-turut.
2. 99% Warga +62 Punya Antibodi Covid
Sebanyak 99,2% masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi atau kekebalan terhadap virus corona menjelang Lebaran 2022, berdasarkan hasil Sero Survei antara Kementerian Kesehatan dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
Kadar antibodi ini berasal dari vaksinasi maupun infeksi Covid-19. Jadi, kalau seseorang terserang virus corona, daya tahan tubuh langsung bisa cepat menghadapinya dan mengurangi risiko masuk rumah sakit maupun meninggal dunia.
3. Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI
Bank Indonesia (BI) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dari sebelumnya 4,7-5,5% menjadi 4,5-5,3%. Hal ini sejalan dengan perkiraan ekonomi dunia yang turut direvisi bank sentral dari 4,5% menjadi 3,5%.
Sebelumnya, Bank Dunia sudah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,2% dari prediksi semula 4,1% di 2022. Revisi tersebut dilakukan karena BI memprediksi kenaikan kinerja ekspor akan tertahan seiring rendahnya ekonomi global serta berlanjutnya ketegangan politik Rusia dan Ukraina.
No comments:
Post a Comment